TAG : ORI

Pengamat: Tak Perlu Campuri Urusan Internal Afghanistan, Lebih Penting Cegah Generasi Muda dari Radikalisme

JK menilai pengambilalihan pemerintahan oleh Taliban berlangsung damai. Taliban juga dianggap akan lebih moderat dalam menjalankan roda pemerintahan termasuk perlakuan terhadap kaum perempuan.

Laporan Hasil Akhir Pemeriksaan Ombudsman Soal Tes TWK Novel Baswedan Dkk Dinilai Lampaui Wewenang

Ombudsman RI akan diperhadapkan pada penilaian dan tuntutan telah melakukan tindakan maladministrasi yaitu bertindak melampaui wewenang, sewenang-wenang, dan/atau mencampuradukan wewenang sehingga baik LHAP maupun Rekomendasinya kelak menjadi bumerang bagi ORI, karena tidak memiliki kekuatan hukum apapun.

Mengejutkan Pengakuan Ali Imron, Tak Setuju dengan Bom Bali I

Dalam wawancara ekslusif dengan RKN Media belum lama ini, Ali mengaku jika dia sebenarnya tidak setuju dengan aski Bom Bali I.

Aristek Yori Antar: DNA Orang Indonesia Itu Gotong Royong

Arsitek Yori Antar mengatakan DNA orang Indonesia merupakan gotong royong.

Gus Nuril: Pemerintah Lalai, Tidak Tegas terhadap Perkembangan Agama

Menurut dia, sikap abai ini justru menyebabkan berkembanganya gerakan radikal di Tanah Air.

Pengamat Terorisme: Ancaman Aksi Teror Lone Wolf, Berbahaya dan Sulit Dideteksi

Pengaruh terbesar adalah dari kelompok trans nasional ISIS. Meskipun terdapat satu kasus khusus aksi lone wolf yang dipengaruhi oleh motif ekonomi yaitu yang terjadi di Mall Alam Sutera.

Jangan Takut Hadapi Terorisme

Sekretaris Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama Vatikan Romo Markus Solo Kewuta SVD menyebut Bom Makassar menjadi perhatian khusus Paus Fransiskus.

Petrus Selestinus: Perlu Revisi UU Terorisme

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus mengatakan sudah saatnya merivisi UU Terorisme

Benny Mamoto: Teroris Punya Buku Panduan Hindari Aparat

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto menyebut teroris punya kemampuan untuk lolos dari penjagaan aparat keamanan.

Harta Karun Itu Bernama Wae Rebo

Arsitek Yori Antar berkunjung ke desa Waerebo dan menginsiasi pembangunan rumah adat di sana yang dikenal dengan nama gerakan Rumah Asuh.