IMI: Formula-E Tetap Diselenggarakan, Tapi Bukan di Monas dan GBK

Editor | Kamis, 25/Nov/2021 17:38 WIB
Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo dan Chief Championship Officer Formula E Operations Mr. Alberto Longo.

RKNMedia.com - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menegaskan penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022 (Formula E) yang akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 tidak boleh dilakukan di kawasan Monas dan Gelora Bung Karno (GBK). Bambang Soesatyo menyatakan IMI mendukung proses hukum di KPK apabila ditemukan bukti-bukti adanya tindak pidana korupsi.

Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations Mr. Alberto Longo bersama Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto memaparkan, diluar Monas dan GBK, ada lima lokasi strategis yang akan dijadikan pilihan sirkuit Jakarta E-Prix 2022. Antara lain, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), serta kawasan Ancol.

"Saya mendengar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meminta waktu kepada Presiden Joko Widodo bersama Alberto Longo sebagai Co-Founder sekaligus Chief Championship Formula E Operations (FEO), untuk meminta arahan dan pendapat terkait lokasi mana yang paling tepat untuk dijadikan sirkuit. Presiden Joko Widodo yang nanti akan memutuskan," ujar Bamsoet, panggilan karib  Bambang Soesatyo, dalam jamuan santap malam sebagai tuan rumah menyambut kedatangan Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations Mr. Alberto Longo di Indonesia, Rabu 24 November 2021, di Kantor IMI Black Stone, Jakarta Pusat.

Ketua Umum IMI menjelaskan, balapan Formula E pada musim ke-8 akan diadakan di kota-kota ikonik dunia. Antara lain New York, London, Monaco, Berlin, Diriyah Saudi Arabia, Roma dan Seoul. Pada tahun 2022 Jakarta E-Prix 2022 akan menjadi gelaran balap pertama dari tiga balapan Formula E sepanjang tahun 2022.

"Kita harapkan ajang Jakarta E-Prix 2022 mampu meningkatkan sektor pariwisata dan sport automotive tourism di Indonesia. Saya optimistis akan banyak penggemar otomotif dunia yang hadir ke Indonesia, serta disiarkan lebih dari 150 televisi dunia dan disaksikan minimal lebih dari 1,8 miliar penonton seperti balap motor internasional kemaren di Mandalika," kata Bamsoet.

Dalam ajang Formula E diperlukan adanya local hero. Karenanya, Bamsoet tengah membujuk Sean Gelael agar mau berlaga di Formula E. Terlebih, Sean telah membuktikan diri mampu menjadi juara dua dunia FIA Endurance Trophy for LMP2 Drivers.***



TAGS : bambang soesatyo bamsoet ketua mpr ikatan motor indonesia formula-e monas gbk

Baca Juga :

Related Post