Tiga Konsultan Pajak Ditangkap KPK, Ketua IKPI: Kami Dukung Penegakan Hukum

Editor | Selasa, 16/Nov/2021 15:04 WIB
Ketua Umum IKPI Mochamad Soebakir.

RKNMedia.com - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) merespon penangkapan tiga anggotanya oleh KPK pekan silam. Dalam keterangan pers yang diterima RKNnews pada Senin, 15 November 2021, Ketua Umum IKPI Mochamad Soebakir, mengungkapkan dukungannya  terhadap lembaga anti rasuah itu dalam upaya penegakan hukum tiga anggotanya yang terlibat korupsi.

“IKPI mengapresiasi serta mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang sedang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah,”tulis Mochamad Soebakir dalam keterangannya.

Soebakir merasa prihatin dengan sangkaan keterlibatan konsultan pajak dalam kasus suap terkait pajak yang sedang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keprihatinannya tersebut muncul manakal pemerintah sedang berusaha keras mencari solusi agar perekonomian bangkit dan mengatasi krisis akibat pandemi Covid-19 yang melanda bangsa ini.

“Kami menyatakan sangat prihatin atas kejadian tersebut terlebih di tengah situasi di mana Pemerintah sedang giat-giatnya mengimbau masyarakat agar patuh dalam membayar pajak,” ujarnya.

IKPI  mengakui bahwa seiring perkembangan teknologi yang sangat masif serta peraturan perpajakan yang semakin kompleks, perubahan proses bisnis menyebabkan wajib pajak kesulitan menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya

Oleh karena itu,  semua anggota IKPI harus berpijak pada kode etik yang merupakan kaidah moral yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap dan bertindak bagi setiap anggota dalam melaksanakan tugas profesi secara profesional, objektif, independen, dan berdedikasi tinggi serta penuh tanggung jawab.

Kode Etik IKPI mengatur larangan untuk menerima setiap ajakan dari pihak manapun untuk melakukan tindakan yang diketahui atau patut diketahui melanggar peraturan perpajakan. Adapun sanksi terhadap pelanggaran kode etik oleh anggota IKPI dapat berakibat pengenaan sanksi mulai dari teguran tertulis hingga pemberhentian tetap.

Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) menangkap tiga orang konsultan pajak, yakni Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi dan Agus  Susetyo. Mereka ditangkap pada Rabu, 10 November 2021 dalam kasus suap mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji. Bersama mereka KPK juga menangkap Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Bantaeng, Sulawesi Selatan bernama Wawan Ridwan.***



TAGS : ikpi ikatan konsultan pajak indonesia konsultan pajak ditangkap kpk kpk angin prayitno aji dirjen pajak

Baca Juga :

Related Post