Begini Cara Densus 88 Sadarkan Eks Napi Teroris

Editor | Jum'at, 12/Nov/2021 15:37 WIB

RKNMedia.com - 

Narapidana terorisme (Napiter) kasus Bom Bali 1 Ali Imron mengungkapkan, bila seorang pelaku tindak pidana terorisme berhak sombong, maka dialah yang paling berhak.

Ali Imron menjadi satu di antara tokoh sentral dalam aksi pengeboman beruntun di Paddy's Cafe, Sari Club, dan Kantor Konsulat Amerika Serikat di Denpasar, Bali, Oktober 2002 silam.

Pria yang kini berusia 42 tahun itu menjadi koordinator lapangan, perakit bom, sekaligus orang yang membawa mobil Van berisi bahan bakar peledak yang memporak-porandakan Paddy's Cafe.

Menurut Ali, sampai saat ini, belum ada kelompok terorisme lain yang melakukan aksi teror sebagaimana dirinya lakukan bersama Mukhlas, Imam Samudera, dan Amrozi kala itu.

"Kalau teroris berhak sombong saya paling berhak sombong. Karena belum ada yang melakukan aksi terorisme yang melebihi saya," tutur Ali Imron.

Namun demikian Ali Imron kini telah insyaf, alias taubat. Ali kini rutin mengkampanyekan deradikalisasi kepada para napiter lain.

Narapidana terorisme (Napiter) kasus Bom Bali 1 Ali Imron mengungkapkan, bila seorang pelaku tindak pidana terorisme berhak sombong, maka dialah yang paling berhak.

Ali Imron menjadi satu di antara tokoh sentral dalam aksi pengeboman beruntun di Paddy's Cafe, Sari Club, dan Kantor Konsulat Amerika Serikat di Denpasar, Bali, Oktober 2002 silam.

Pria yang kini berusia 42 tahun itu menjadi koordinator lapangan, perakit bom, sekaligus orang yang membawa mobil Van berisi bahan bakar peledak yang memporak-porandakan Paddy's Cafe.

Menurut Ali, sampai saat ini, belum ada kelompok terorisme lain yang melakukan aksi teror sebagaimana dirinya lakukan bersama Mukhlas, Imam Samudera, dan Amrozi kala itu.

"Kalau teroris berhak sombong saya paling berhak sombong. Karena belum ada yang melakukan aksi terorisme yang melebihi saya," tutur Ali Imron.

Namun demikian Ali Imron kini telah insyaf, alias taubat. Ali kini rutin mengkampanyekan deradikalisasi kepada para napiter lain.***



TAGS : Ali Imron Napi terorisme sombong bom bali 1 densus 88 amrozi imam samudera

Baca Juga :

Related Post