Dukung Ketahanan Pangan, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Paselloreng di Sulsel

Editor | Kamis, 09/Sep/2021 15:28 WIB
Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

RKNMedia.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis 9 September 2021.

"Alhamdulillah, Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang dibangun tahun 2015, hari ini sudah selesai dan siap difungsikan," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya pada peresmian Bendungan Passelloreng.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Wajo Amran Mahmud, dan pejabat terkait lainnya.

"Bendungan Paselloreng menelan biaya Rp771 miliar dan sudah dilengkapi dengan bendung irigasi Gilireng yang akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional," tambah Presiden.

Menurut Presiden, untuk mencapai ketahanan pangan sangat membutuhkan suplai air.

"Air itu akan ada, kalau kita memiliki sebanyak-banyaknya bendungan, sehingga bisa menyediakan suplai air secara kontinu dan berkelanjutan," ungkap Presiden.

Dengan kapasitas tampung 138 juta meter kubik serta luas genangan 1.258 hektare, Bendungan Paselloreng, menurut Presiden, mampu mengairi sawah seluas 8.500 hektare.

"Kita harapkan dengan suplai air yang ada akan meningkatkan frekuensi tanam yang mungkin dari satu bisa jadi dua atau tiga (kali) sehingga bisa meningkatkan produktivitas lahan dan kita harapkan meningkatkan kesejahteraan petani," tambah Presiden.

Bendungan Paselloreng juga bermanfaat untuk ketahanan air. Karena bisa mereduksi banjir Sungai Gilireng hingga 489 meter kubik per detik dan menyediakan air baku 145 liter per detik yang akan melayani enam kecamatan di Kabupaten Wajo.

Selanjutnya, bendungan juga berfungsi untuk daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru untuk masyarakat.

Bendungan Paselloreng dibangun lewat kerja sama operasi (KSO) antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Bumi Karsa.
Sementara, Bendung Gilireng yang terletak di Desa Arajang, Kabupaten Wajo, menelan anggaran Rp199 miliar.

Bendung Gilireng dapat menjadi sumber air untuk irigasi yang akan disuplai dari Bendungan Passelloreng. Bendung Gilireng memiliki lebar 50 meter dengan debit intake sebesar 16,34 meter kubik per detik.

Presiden Jokowi mengungkapkan di tahun ini pemerintah akan menyelesaikan 17 bendungan yang diharapkan dapat meningkatkan dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.***



TAGS : presiden jokowi bendungan paselloreng kabupaten wajo sulawesi selatan ketahanan pangan joko widodo

Baca Juga :

Related Post