Kasus Mata Anak Ditumbalkan untuk Pesugihan di Sulsel, Ini Fakta-Faktanya

Editor | Selasa, 07/Sep/2021 18:00 WIB
Bocah perempuan yang jadi tumbal pesugihan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

RKNMedia.com - Kasus dugaan ritual pesugihan yang menumbalkan mata bocah 6 tahun, dilakukan usai prosesi pemakaman kakak korban, DS (22 tahun). Paman korban, Bayu (34), mengatakan, sebelum peristiwa menggemparkan itu terjadi, dia beserta warga dan anggota apparat keamanan tengah beristirahat di depan rumah korban.

Namun tiba-tiba mereka mendengar teriakan anak kecil dari dalam rumah. Mereka segera menghampiri sumber suara. Begitu sampai di dalam rumah, Bayu dan aparat keamanan memergoki orangtua korban sedang menumbalkan mata kanan bocah perempuan tersebut.

Mengetahui kejadian itu, petugas keamanan langsung menolongnya meski mendapat perlawanan dari para pelaku. Korban, AP (6), kemudian dilarikan ke rumah sakit guna mendapat petolongan medis. Kini kondisi si bocah perempuan itu berangsur membaik.

Kematian DS Menurut Bayu, kematian DS diduga ada sangkut-pautnya dengan ritual pesugihan yang dilakukan orangtua korban. Kematian DS diduga disebabkan pelaku ritual pesugihan mencekokinya dengan dua liter air garam pada Rabu 1 September 2021. Bayu menuturkan, DS meninggal dalam kondisi telinga, mata, dan hidungnya mengeluarkan darah.

"Informasi yang kami dapat dari beberapa keluarga dan pihak kepolisian ini kakak korban meninggal dunia karena dicekoki air garam sebanyak dua liter dan ini juga pengaruh ritual pesugihan kedua orangtuanya," ujarnya.

Kabar terbaru, praktik pesugihan tersebut telah lama dilakukan oleh kedua orang tua korban, H (43) da T (47). Menurut paman korban, Bayu, mereka juga melakukan praktik kanibalisme. Perbuatan itu diketahui saat Bayu memergoki para pelaku tengah mencongkel mata korban.

"Informasi dari keluarga, praktik ilmu hitam ini telah lama mereka lakukan bahkan kulit luar mata kanan anak ini (korban) dimakan oleh ibunya dan ini saya tanyakan langsung kepada ibunya saat kami pergoki ritual mereka" kata Bayu di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan seperti dikutip RKNMedia.com dari Kompas.com.

Peristiwa menghebohkan yang terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ini sedang didalami oleh polisi. Kepala Kepolisian Resor Gowa AKBP Tri Goffarudin mengungkap polisi telah menetapkan empat pelaku yang terdiri dari kedua orang tua korban, H dan T, kakek korban B (70), dan paman korban US (44) sebagai tersangka.

Sedangkan nenek korban tengah diperiksa dengan status sebagai saksi. Mengenai kematian DS, Tri menyebutkan bahwa polisi saat ini masih fokus pada penyelidikan kasus AP.

"Laporan tentang meninggalnya kakak korban juga telah kami terima namun saat ini kami fokus dulu pada korban anak usia enam tahun ini (AP) yang jelas kami akan usut tuntas termasuk akan berkoordinasi dengan departemen agama dan tokoh-tokoh masyarakat setempat terkait ritual yang menyesatkan ini," papar Tri.***



TAGS : pesugihan mata dicongkel gowa sulawesi selatan anak jadi tumbal

Baca Juga :

Related Post