Kembangkan Wisata Labuan Bajo, Kemenparekraf Gandeng Keuskupan Ruteng

Editor | Selasa, 07/Sep/2021 16:42 WIB
Pulau Komodo, salah satu destinasi wisata super premium Labuan Bajo.

RKNMedia.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menggandeng gereja Keuskupan Ruteng guna mengembangkan pariwisata premium Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kerja sama itu dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang dilaksanakan secara virtual.

Sekretaris Jendral Keuskupan Ruteng, Rm Manfred Habur,PR dalam keterangan pers pada wartawan, Senin 6 September 2021, mengatakan gereja Keuskupan Ruteng dan Kemenparekraf telah merumuskan bentuk kerja sama yang menjadi pegangan dan dasar bagi masing-masing pihak dalam upaya pengembangan pariwisata super premium Labuan Bajo.

“Ruang lingkup kerja sama ini meliputi pertukaran data dan informasi; jalinan hubungan komunikasi, koordinasi, dan kajian holistik (perencanaan, pelaksanaan dan monitoring), selain itu pengembangan, sosialisasi dan penguatan etis kultural spiritual masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang holistik,” ungkap Manfred dalam rilisnya.

Adapun yang menjadi dasar utama penandatangan nota kesepahaman para pihak ini adalah adanya simpul yang sama yang mempersatukan pemerintah dan gereja.

Yakni sama-sama mengurus manusia dan memiliki tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan umum (bonum commune), kebahagiaan serta keadilan sosial bagi seluruh

Dalam kesempatan itu, Uskup Ruteng yang hadir secara virtual, menggarisbawahi pentingnya pengembangan pariwisata yang berorientasi pada penguatan sosial, kultur lokal dan etis-spiritual masyarakat setempat.

“Yang perlu digarisbawahi adalah pengembangan pariwisata ini hendaknya bertumpu pada kekayaan kearifan lokal, meneguhkan keunikan budaya dan tradisi lokal, memperhatikan dan mengakomodasi karakteristik khas dan aspirasi penduduk setempat,” ucap Uskup Ruteng sebagaimana dikutip Manfred Habur dalam rilis pers.

Selain uskup, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan yang hadir secara virtual, dalam sambutannya mengatakan sangat mengharapkan peran gereja lokal dalam meningkatkan kualitas sumber daya warganya.

“Saya berharap agar gereja menguatkan karakter umat seperti disiplin, tanggungjawab, ketepatan, keramahtamahan dalam pengembangan pariwisata di Labuan Bajo Flores. Pelbagai sarana yg dibangun pemerintah hanya bisa bermanfaat lebih bila disertai peran serta dan disiplin warga,” ungkap luhut dalam sambutannya.

Acara penandatanganan Nota Kesepahaman secara virtual ini dihadiri perwakilan masing-masing pihak. Pihak gereja diwakili Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar, Pr. Sedangkan pihak pemerintah diwakili Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani dan Bupati Manggarai Barat Editasius Endi, SE. Acara penandatanganan ini juga disaksikan secara virtual oleh Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan Menparkref Sandiaga Uno serta Uskup Ruteng, Mgr. Sipri Hormat. ***



TAGS : labuan bajo kemenparekraf keuskupan ruteng destinasi wisata premium sandiaga uno luhut pandjaitan

Baca Juga :

Related Post