Ketua MPR: Indonesia Butuh Generasi Pancasilais Untuk Menjadi Pemimpin Bangsa

Editor | Senin, 06/Sep/2021 18:58 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

RKNMedia.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan derasnya arus globalisasi telah menepiskan batas-batas teritorial. Sehingga nilai-nilai asing tanpa filtrasi mulai menggeser nilai-nilai kearifan lokal, bahkan cenderung mengabaikan nilai-nilai luhur Pancasila.

Hal tersebut dinyatakan Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo, dalam kuliah umum dalam rangka penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2021-2022 Universitas Trilogi, secara virtual di Jakarta, Senin 6 September 2021.

Ketua MPR juga mengapresiasi langkah Universitas Trilogi yang mengangkat tema Pancasila dan Kebhinekaan dalam penerimaan mahasiswa baru, sebagai wujud kepedulian kampus untuk membangun wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan tinggi.

Membangun generasi Pancasilais dan menggugah kesadaran kebhinekaan merupakan dua kata kunci, dan menjadi isu yang sangat esensial bagi generasi muda bangsa, khususnya para mahasiswa, karena dipundak mereka masa depan bangsa dipertaruhkan.

"Membangun generasi Pancasilais bukanlah pekerjaan instan. Seiring perjalanan kehidupan kebangsaan kita, Pancasila telah diuji dan ditempa oleh paradigma dinamika peradaban. Cara kita dalam merawat dan mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila agar menjadi jati diri dan jiwa bangsa, tentunya menuntut penyesuaian cara pandang dan pendekatan, sehingga mampu berkontestasi dengan nilai-nilai dan faham-faham kontemporer yang hadir melalui gelombang modernitas zaman dan arus globalisasi," paparnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan gambaran di atas mengisyaratkan bahwa membangun generasi Pancasilais membutuhkan upaya yang serius. Membutuhkan keteguhan komitmen dari segenap pemangku kepentingan.

Dalam kaitan ini, perguruan tinggi tentunya mempunyai peran strategis sekaligus krusial, dalam membentuk generasi muda bangsa yang tidak hanya kompeten dan terampil secara akademis. Tetapi, juga mempunyai mempunyai karakter kuat, berjiwa Pancasila dan berhati Indonesia.

"Setiap kita juga harus menyadari bahwa bangsa Indonesia terlahir dalam keberagaman, baik dari aspek identitas budaya, agama, suku, golongan, maupun latar belakang dan pandangan politik. Heterogenitas telah menjadi fakta sejarah yang tidak bisa kita pungkiri, namun juga tidak bisa kita abaikan. Karenanya, merawat dan memperjuangkan kebhinekaan dalam keberagaman, adalah sebuah keniscayaan, sekaligus sebuah tantangan," tandas Bamsoet. ***



TAGS : bambang soesatyo bamsoet ketua mpr wakil ketum golkar generasi milenial generasi pancasilais universitas trilogi

Baca Juga :

Related Post