Masjid Ahmadiyah di Sintang Dibakar Massa, Allisa Wahid Minta Negara Hadir dan Tindak Pelakunya

Editor | Minggu, 05/Sep/2021 01:46 WIB
Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Allisa Wahid.

RKNMedia.com - Peristiwa pembakaran gedung dan perusakan masjid milik Jemaah Ahmadiyah di desa Balai Harapan, Kecamatan tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada Jumat 3 September 2021 siang oleh sekelompok massa menuai kecaman luas dari masyarakat. 

Menanggapi peristiwa tersebut, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, yang juga merupakan Putri dari presiden ke -4 Abdurahman Wahid, Allisa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Allisa Wahid, melalui postingan pada akun Twitternya mengecam aksi tersebut. Menurutnya apapun alasan yang melatarbelakangi aksi tersebut tidak bisa dibenarkan secara hukum.

“Apapun alasannya, ini tindakan melanggar hukum, perusakan bangunan milik orang merupakan pelanggaran hak konstitusional warga dan tindakan teror. Karenanya negara harus hadir dan bertindak tegas terhadap pelakunya, " tulis Allisa dalam akun Twitternya.

Allisa lantas mempertanyakan sikap diam aparat kepolisian serta TNI yang saat kejadian berlangsung ada di TKP. Menurutnya aparat kepolisian, seperti terlihat dalam video yang sudah beredar luas, tidak melakukan upaya pencegahan apapun sehingga massa yang sudah tersulut emosi masih leluasa membakar gedung dan merusak rumah ibadah kaum Ahmadiyah.

“Ada barisan polisi di sana pada saat perusakan ini terjadi. Saya tidak tahu mengapa perusakannya dibiarkan, Pak @Jokowi, " lanjut Allisa dalam postingan yang memention akun presiden @jokowi. 

Senada dengan Allisa, pengacara yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Muannas Alaidid, dalam cuitannya juga mengecam aksi tersebut. Dia pun meminta aparat penegak hukum untuk menangkap para pelaku dalam aksi tersebut.

“Tangkap dan proses hukum semua pelaku yang terlibat. Negara tidak boleh membiarkan aksi seperti itu. Peristiwa main hakim sendiri seperti ini jadi preseden buruk dan akan terjadi di tempat lain, " tulis Muannas dalam cuitannya. 

Selanjutnya, Muannas secara khusus meminta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD, segera mengambil sikap dan harus cepat menangani peristiwa tersebut.

“Pak Mahfud, segera tangani perusakan Masjid Ahmadiyah sesuai Hukum-HAM, ini sensitif, " ujar Muannas.***



TAGS : Ahmadiyah Allisa Wahid Muannas Alaidid Gusdurian Gus Dur Masjid dibakar

Baca Juga :

Related Post