Si Embah dan Sontoloyo: Negara Kok Ngurus Sticker WA!

Editor | Jum'at, 03/Sep/2021 20:37 WIB

RKNMedia.com - Belakangan ini stiker pornografi marak beredar di WhatsApp. Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan pelanggaran kesusilaan akan ditindak sesuai hukum.
Bagi yang melanggar UU Pornografi, akan disanksi pidana penjara paling singkat enam bulan hingga 12 tahun, dan/atau denda minimal Rp 250 juta dan maksimal Rp 6 miliar.

Hal ini tertulis dalam pasal 29 UU Pornografi. Sedangkan pada Pasal 45 UU ITE, orang yang melanggar aturan ini akan disanksi pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Direktur Indonesia ICT Institute Heru Sutadi mengatakan adanya kesulitan menilai isi konten yakni mana konten yang dapat dianggap melanggar kesusilaan dan mana yang biasa saja. Ini akan bergantung pada tafsir pornografi yang menyangkut gambar atau video.
Sedangkan tafsiran pornografi cukup luas dan kemungkinan setiap orang berbeda dalam mendefinisikannya.

“Tapi, dengan mempertontonkan kelamin, payudara dan bahkan untuk anak-anak buka baju pun dapat digolongkan pornografi. Jadi, terkait stiker WhatsApp perlu dilihat juga kontennya seperti apa," kata dia.***



TAGS : si embah dan sontoloyo sticker wa kasus pornografi uu ite

Baca Juga :

Related Post