Pinjol Ilegal Mengisap Darah Rakyat

Editor | Rabu, 01/Sep/2021 15:46 WIB
Pinjol ilegal kerap disamakan dengan rentenir online yang mengisap darah nasabah dengan bunga sangat tinggi.

RKNMedia.com - Hidup kadang tidak bisa diprediksi arah lika likunya. Ada banyak kejadian di mana seseorang menghadapi kondisi terdesak sehingga membutuhkan dana tunai saat itu juga. Misalnya, ketika tiba-tiba mengalami kecelakaan, sakit sampai terkena bencana alam.

Ada pula kondisi kedaruratan lain yang sering dihadapi orang, misalnya, kepepet membayar dana sekolah anak, terdesak biaya modal usaha, dan lain sebagainya. Pada dasarnya, semua kondisi darurat yang melahirkan risiko finansial tersebut bisa dikelola dengan berbagai persiapan. Misalnya, melalui penyiapan dana darurat keluarga.

Hanya saja, harus diakui, belum semua orang mau dan mampu menjalankan manajemen pengelolaan risiko keuangan. Salah satu yang sering menjadi akibat dari pengelolaan risiko finansial yang kurang oke adalah, mudahnya seseorang terjebak utang ketika tengah membutuhkan dana tunai dalam waktu mendesak.

Berutang atau meminjam sejumlah uang pada penyedia dana, banyak menjadi solusi instan yang dipilih orang ketika menghadapi sebuah kebutuhan, terutama kebutuhan yang sifatnya mendesak dan tanpa ada kesiapan finansial.

Di era internet ini, kanal pinjaman semakin banyak tersedia. Bila dahulu, kita hanya mengenal bank, lembaga pembiayaan (multifinance), koperasi, maka di era internet ini kita mengenal peer to peer lending, fintech lender, fintech aggregator, sampai rentenir online.

Salah satu hal yang perlu kita waspadai adalah kehadiran rentenir online. Mereka memiliki ciri umum, yaitu memberikan pinjaman dengan bunga sangat tinggi nyaris tidak masuk akal.

Makanya di Indonesia, rentenir diibaratkan sebagai lintah darat yang sifatnya menghisap darah. Rentenir saat ini juga banyak yang menyodorkan pinjaman bunga tinggi melalui jaringan online. Inilah yang disebut rentenir online ilegal karena tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

1. Bunga pinjaman sangat mahal Ini adalah ciri utama rentenir atau shark loan. Mereka mematok biaya pinjaman atau bunga di luar batas kewajaran. Misalnya, 1 persen per hari bahkan ada yang mematok bunga 1% tiap 12 jam. Mereka berani memasang bunga tinggi karena iming-iming persyaratan mudah juga pencairan dana pinjaman nan cepat.

2. Syarat mudah dan cair cepat seperti disinggung di atas, para lintah darat memberi bunga sangat tinggi karena memberi iming-iming kecepatan pencairan dana dan kemudahan persyaratan mendapatkan pinjaman. Cukup memberi fotokopi identitas dan foto diri misalnya.

3. Aturan bunga dibuat sesukanya Ketika si peminjam gagal membayar pinjaman, katakanlah sampai 2 bulan, si lintah darat bisa saja mewajibkan si peminjam membayar bunga hingga tiga kali lipat. Bunga yang terus menerus menjerat ini terus menghisap si peminjam sampai nilai utang jadi membengkak luar biasa besar.

4. Bila kredit macet, mereka menawarkan utang baru Ciri berikutnya adalah, ketika ada pinjaman yang macet, si lintah darat biasanya tak segan menawarkan utang baru untuk menutup utang lama. Si rentenir bisa bekerjasama dengan lintah darat lain untuk menggarap si korban peminjam ini.

5. Rentenir tidak segan memakai cara kasar Ketika pembayaran utang mulai terhambat, si lintah darat tak segan berbuat kasar saat menagih pembayaran utang. Rentenir online memakai jasa debt collector agar si peminjam takut sehingga mau tidak mau akan membayar utangnya. ***



TAGS : pinjol pinjol ilegal pinjaman online renterir pinjol penghisap darah ojk

Baca Juga :

Related Post