Ketua MPR Minta Rakyat Indonesia Tak Lupakan Semangat Juang Para Pahlawan

Editor | Jum'at, 27/Agu/2021 19:27 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

RKNMedia.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan peringatan kemerdekaan merupakan kesempatan bagi semua elemen bangsa untuk bermawas diri dan menjadi momentum perenungan perjalanan sejarah bangsa dengan segala dinamikanya.

Sejarah mencatat bahwa keringat dan setiap tetes darah pahlawan adalah penanda betapa mahalnya harga sebuah kemerdekaan.

"Maka sebagai buah dari perenungan dan mawas diri, adalah hadirnya rangkaian retorika yang harus dijawab oleh setiap anak bangsa. Sudahkah kita mewarisi legasi semangat juang para pahlawan? Mampukah rasa cinta kepada tanah air dan bangsa kita manifestasikan melalui pengorbanan? Ataukah makna kemerdekaan hanya akan kita simpan rapat-rapat dalam monumen kesejarahan yang akan lapuk ditelan usia peradaban?" ujar Bamsoet dalam 'Mimbar Demokrasi Kebangsaan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI' secara daring di Jakarta, Jumat 27 Agustus 2021.

Ketua MPR RI menuturkan pandemi Covid-19 dengan segala dampaknya telah menggerus sendi-sendi kehidupan dan mengoreksi banyak pencapaian yang telah diraih selama 76 tahun kemerdekaan.

Tidak hanya di Indonesia, sejak Covid-19 ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi global pada bulan Maret 2020, dampak pandemi juga dirasakan hampir seluruh negara di berbagai belahan dunia.

"Dampak pandemi ini bahkan lebih buruk jika dibandingkan dengan dampak resesi global pada tahun 1930-an atau the great depression, yang berdampak pada 83,8 persen negara di dunia. Hingga tanggal 25 Agustus kemarin, tercatat sudah lebih dari 214 juta kasus positif terkonfirmasi di seluruh dunia, dan menyebabkan lebih dari 4,4 juta penduduk dunia meninggal," kata Bamsoet, panggilan karib Bambang Soesatyo.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini bersyukur di tengah masa sulit menghadapi pandemi dengan berbagai dampaknya, masih ada hikmah yang dapat diambil berupa menguatnya ikatan solidaritas kebangsaan.

"Kita juga patut bersyukur setelah sembilan bulan perekonomian terpukul oleh dampak pandemi Covid-19, pada akhirnya kita dapat melepaskan diri dari jurang resesi. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021 juga tumbuh positif pada level 7,07 persen. Melihat capaian ini, kita meyakini bahwa ada laju perbaikan dan peningkatan dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia," urainya

Bamsoet menambahkan, dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan hingga Agustus 2021, akan ada potensi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III terkoreksi.

Karenanya, semua komponen bangsa harus mampu berkontribusi untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di tanah air dengan berdisiplin mematuhi protokol kesehatan. ***



TAGS : bambang soesatyo bamsoet ketua mpr covid-19 kemerdekaan ri perjuangan pahlawan

Baca Juga :

Related Post