Taliban Kuasai Istana Presiden, Anggota DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Afghanistan

Editor | Rabu, 18/Agu/2021 20:00 WIB
Warga berebut naik pesawat di bandara Hamid Karzai, Kabul.

RKNMedia.com – Pasca Taliban menguasai penuh Afghanistan sejak Minggu,15 Agustus 2021, banyak negara yang mencemaskan kondisi dan keamanan warga negara dan para diplomatnya. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Italia, Republik Ceko dan Belgia sudah melakukan evakuasi warga negaranya sehari sebelum Taliban menguasai penuh Afghanistan dengan menggunakan pesawat yang khusus diterbangkan dari negeri asalnya.

Sementara situasi dalam negeri Afghanistan sendiri semakin  mencekam. Ribuan warga Afghanistan memadati bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul. Mereka berebut masuk ke dalam pesawat untuk lari keluar negeri. Mereka dibayangi ketakutan dengan munculnya kembali aksi  kekejaman rezim Taliban seperti sepuluh tahun silam saat mereka berkuasa.  Penerapan hukum Islam yang kaku, membuat hak-hak perempuan dan anak anak ditindas oleh kelompok Taliban.

Terkait keamanan dan kondisi WNI di Afghanistan, Anggota Komisi I DPR dari fraksi Golkar, Christina Aryani, memastikan seluruh warga negara Indonesia di Afganistan terpantau aman pasca Taliban menguasai Afganistan pada Minggu, 15 Agustus 2021. Dalam keterangannya pada RKNMedia melalui pesan Whatsapp, Christina Aryani mengatakan ada 15 WNI yang tercatat berada di KBRI Kabul.

Pemerintah kini fokus melakukan upaya penanganan dengan terus melakukan  komunikasi terus menerus dengan semua pihak terkait, terutama Kementerian Luar Negeri dengan KBRI di Afganistan.

“Ke-15 WNI kita terpantau aman, dan saat ini, yang menjadi fokus perhatian kami adalah keselamatan dan keamanan warga negara Indonesia. Karena itu kami terus melakukan komunikasi dengan Kemenlu RI dan KBRI di Afganistan,” terang Christina.

Menurutnya, langkah komunikasi sudah dilakukan dengan mengadakan hold meeting dengan Kemenlu dan dan seluruh warga  KBRI dengan agenda breefing terkait rencana proses evakuasi keluar dari Afghanistan.

“Pada tanggal 14 Agustus 2021, kami sudah melakukan hold meeting antara Kemenlu dan seluruh WNI berjumlah 15 orang di KBRI Kabul untuk memberikan breefing terkait dengan langkah-langkah pengamanan diri yang perlu, sebelum dilakukan proses evakuasi keluar dari negeri tersebut dalam satu atau dua hari ke depan,” lanjut Christina.

Ia mengimbau agar WNI yang belum terdaftar untuk segera membuka komunikasi dengan pihak KBRI dengan cara menghubungi nomor hotline yang resmi dibuka. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan keamanan dan keselamatan mereka.

“Kami menghimbau agar WNI yang belum terdaftar untuk segera menghubungi hotline KBRI dengan nomor +9379 733 3444,” sambungnya.

Christina Aryani berjanji untuk memastikan keselamatan WNI yang di Afghanistan dengan terus melakukan upaya koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak, sehingga proses evakuasi berjalan lancar dan aman.***



TAGS : afghanistan taliban Christina Aryani fraksi golkar diplomat indonesia kbri kabul

Baca Juga :

Related Post