Kritik Vaksin Berbayar, Faisal Basri Tolak Anggapan Vaksinasi Covid-19 Sebagai Peluang Bisnis

Editor | Jum'at, 16/Jul/2021 16:03 WIB
Ekonom Faisal Basri kritik rencana vaksin berbayar.

RKNMedia.com - Ekonom senior Faisal Basri mengkritik rencana pelaksanaan vaksinasi berbayar untuk individu. 

Menurut Faisal, BUMN sejak mula menganggap vaksinasi sebagai peluang bisnis. Menteri Kesehatan mengatakan vaksin yang dikuasai BUMN didapat berdasarkan business to business murni.

 "Barang publik kok diprivatisasi? Ya salah pemerintah sendiri. Sedari awal memang pemerintah yang membuka opsi bisnis kok. Vaksinasi dianggap sebagai peluang bisnis oleh BUMN," cuit Faisal Basri lewat akun Twitter-nya @FaisalBasri, Rabu, 14 Juli 2021.

Faisal Basri pun menanggapi pernyataan Kimia Farma yang mengaku tidak mencari untung dari program Vaksinasi Gotong Royong Individu. Menurut dia, sebaiknya perusahaan farmasi pelat merah itu menjadi operator vaksinasi pemerintah apabila memang tak mencari untung.

Di samping itu, ia menyinggung bahwa sejak awal marjin vaksin sudah dipatok sebesar 20 persen dan jasa pelayanan 15 persen untuk vaksinasi Gotong Royong.

Faisal Basri sempat mengusulkan agar pemerintah membeli stok vaksin yang dikelola BUMN. Namun, usulan itu, menurutnya ditolak oleh pemerintah. "Menteri Kesehatan menolak karena kemahalan. Pemerintah bisa beli lebih murah," katanya. ***



TAGS : Faisal basri erick thohir vaksin berbayar Covid-19 vaksinasi

Baca Juga :

Related Post